Kategori
AKPOL

TES JASMANI DAN ANTROPOMETRI

kredit to

Halo semuanya, saya harap kalian selalu semangat ya. Hari ini saya mau jelasin pengalaman saya dalam menjalani tes Kesampataan Jasmani dan Atrhopometri tahun 2017 dan 2018. Saya daftar akpol di Polda Metro Jaya waktu itu tes jasmani tahun 2017 di Lapangan Korps Brimob Polri Kelapa Dua, Depok. Kemudian di tahun 2018 itu di lapangan lari Ragunan. keduanya memiliki perbedaan lapangan, menurut saya sih lebih enak di Lapangan Lari Ragunan karena treknya karet sehingga sangat ringan untuk berlari.

Secara umum, item tes jasmani dan anthropometri dari tahun-tahun sebelumnya selalu sama bedanya hanya di penilaian anthropometri saja. ketika ditahun saya daftar tes anthropometri itu ada nilainya namun saat ini hanya dinyatakan lulus dan tidak lulus sehingga tidak berpengaruh apabila diperbandingkan dalam sidang pantukhir nantinya. Untuk penilaian jasmani antara calon taruna dan calon taruni memiliki penilaian yang berbeda.

Untuk Jasmani dan anthropometri itu ada 4 item penilaian. Untuk penilaian akhir Jasmani dan Anthropometri itu


NA JAS = Nilai Akhir TKJ
A = item A
B = item B
C = item C
D = item D

  1. Item A

    Adalah kesamaptaan jasmani Aerobik atau Lari. Calon taruna melaksanakan lari selama 12 menit dengan tanpa berhenti memutari lapangan yang sudah ditentukan. Seingat saya untuk Calon taruna dan taruni itu minimal lari 4 keliling atau 2000 meter dalam 12 menit. Untuk penilaian lari antara calon taruna dan calon taruni memiliki perbedaan dalam hal penilaian. Saran saya adalah maksimalkan di item ini karena penilaian item berdiri sendiri sehingga memiliki bobot yang besar dibandingkan dengan sub item yang lain. Rerata ketika tes jasmani itu para catar lari diatas 6 keliling 200 m atau sekitar 2600 meter. kalo untuk calon taruni itu sekitar 5 keliling 200 meter. Kalo mau aman dan ga kegeser catar lain, maka saya sarankan untuk dapat lari diatas 7 keliling atau 2800 meter bahkan kalo bisa lari 8 keliling lebih bagus lagi. Berikut saya lampirkan tabel penilaian item A
    lari wanita

  2. Item B

    Adalah kesamaptaan jasmani bagian kekuatan (Strenght). Item memiliki perbedaan untuk taruna dan taruni. untuk taruna dimulai dari Pull selama satu menit, Push Up selama satu menit, Sit Up selama 1 menit, Shuttle Run/3 kali putaran. Pengalaman saya selama tes, untuk sub item sit up dan push hampir seluruhnya mampu melaksanakan dengan sempurna hingga mendapatkan nilai 100 untuk kedua sub item tersebut tetapi berbeda dengan sub item Pull up dan shuttle run. Pull up merupakan salah satu item yang tidak semua taruna bisa mencapai nilai seratus yaitu 17 kali begitupun dengan sub item Shuttle run jarang sekali yang bisa mencapai 16 detik. Oleh karena itu saya menyarankan untuk mempersiapkan Pull Up dan shuttle run sebaik mungkin klo bisa ya pull up 20 dan shuttle run dibawah 17 detik untuk mengamankan diri agar diterima menjadi taruna akpol. Untuk Item B ini penilaiannya adalah akumulasi dari sub itemnya :

  3. Item C

    Adalah kesamaptaan jasmani bagian kemampuan renang. Dalam tes yang dilaksanakan polri calon taruna berenang sejauh 25 meter dan untuk renang dengan bebas gaya artinya tidak ada ketentuan mengenai gaya yang digunakan. Untuk lulus item ini calon taruna harus sampai ke finish. Namun tentunya agar diterima menjadi taruna akademi kepolisian harus mencapai nilai maksimal yaitu di nilai 100. Nilai 100nya itu sekitar 13 detik. Saya menyarankan untuk renang menggunakan gaya bebas karena semakin cepat sampai semakin besar nilainya.
    6.-renang

  4. Item D

    Adalah item pemeriksaan Anthropometri. Dalam tes ini yang diperiksa adalah bentuk tubuh, berat badan (ideal), punggung, telapak tangan, mata (bisa piching atau tidak), telapak kaki (kaki bebek atau bukan), cara jalan dan masih banyak lagi. itu pengalaman saya ketika tes antrhopometri. Tes ini secara umum 30 menit per kloter. Untuk saat ini tes ini hanya dinyatakan lulus atau tidak lulus saja tidak ada penilaian khusus.

Dalam pelaksanaan tes jasmani merupakan tes yang paling transparan karena dapat disaksikan oleh calon taruna, orang tua dan pihak lain. Dalam tes ini merupakan tes yang paling ramai dan menegangkan karena dari sini kita bisa melihat kemampuan tiap tiap calon taruna dengan gemuruh orang tua yang selalu memberi semangat melihat anaknya berusaha keras untuk menjadi seorang taruna.

Tes kesamaptaan jasmani dan antrophometri adalah tes yang butuh persiapan dan proses. Untuk mencapai nilai yang baik dalam item-item tersebut dibutuhkan usaha keras, konsisten dan latihan rutin. Tidak mungkin orang yang jarang latihan lari, bisa lari 7 keliling, pull up 20 dan item lainnya bagus. Untuk itu, saya menyarankan kepada adik adik yang ingin mendaftar menjadi anggota polri untuk melakukan persiapan jauh jauh hari terutama dalam hal jasmani. Jasmani adalah proses, konsistensi dan usaha keras. Buatlah rencana terstruktur yang realistis, dengan target yg bertahap sesuai kemampuan hingga sampai ke titik dimana kalian merasa jasmani adalah hal yang biasa. Mungkin apabila adik-adik punya kenalan pelatih jasmani bisa tuh minta dilatih sama pelatihnya. Sampaikan ke pelatihnya saya mau lari berapa, pull up sekian bagaimana pelatih? nnti pelatih yang merancang rencana latihan untuk kalian.

“Dipaksa, terpaksa, terbiasa kemudian jadi kebiasaan”

anonim

Itu aja yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat, tetap semangat dan terus berjuang!

kredit to

https://bagsumdaresblora.wordpress.com/category/tak-berkategori/page/2/

Oleh Denny Hermawan Saputra

nothing Special

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s