Kategori
Tanpa kategori

Mineral Megaskopis

  1. Deskripsi Mineral Megaskopis
    1. Diskontinous
      1. Olivin (Mg,Fe)2 Si 04

Olivine sebenarnya adalah sebuah nama untuk seri antara dua anggota end, fayalitdan forsterit . fayalit adalah anggota yang kaya zat besi dengan formula murni Fe 2SiO 4 . forsterit adalah anggota magnesium kaya dengan formula murni Mg 2 SiO 4 .The dua mineral membentuk serangkaian mana besi dan magnesium yang menggantikan satu sama lain tanpa banyak berpengaruh pada struktur kristal. Fayalit karena kandungan zat besi yang memiliki indeks bias lebih tinggi, lebih berat dan memiliki warna lebih gelap dari forsterit. Jika tidak, mereka sulit untuk membedakan dan hampir semua spesimen dari dua mineral mengandung besi dan magnesium. Demi kesederhanaan dan pengakuan masyarakat umum, mereka sering diperlakukan sebagai salah satu mineral, olivin. Olivine, namun tidak secara resmi diakui sebagai mineral.

Megaskopis
Warna hijau terkadang cokelat
Belahan  Tidak ada
Pecahan  konkoidal
Kilap gelas
Gores putih
Berat Jenis 3,27 – 3,37
Kekerasan 6,5-7

  1. Piroksen (Mg,Fe,Ca) Si O3

Berwarna cukelat dan hitam;skla kekerasan 6;bentuk prismatik pendek,menyerat,kilap agak buram;belahan baik,saling memotong tegak lurus dengan bentuk sayatan segi delapan.;Asosiasi batuan ultrabasa s/d basa;Sering terubah –> Khlorit.

 

Megaskopis
Warna coklat tua sampai hitam, putih
Belahan 2 arah
Pecahan kolom
Kilap kaca
Gores putih
Berat jenis 2,9-3,6
Kekerasan 5-6,5
Derajat kejernihan translucent-opak
Kemagnetan paramagnerik
Daya tahan brittle

  • Hornblenda Na Ca2 (Mg,Fe,Al)3 (Al,Si)8 O22 (OH)22
Megaskopis
Warna Hitam, Hijau tua kehitaman
Belahan Tidak Sempurna dengan sudut antara 60-900
Pecahan tidak rata
Kilap kaca
Gores abu-abu pucat, abu-abu putih
Berat jenis 3,28-3,41
Kekerasan 5,0-6,0
Derajat kejernihan Translucent-opak
Habit heksagonal/ granular, kristal prismatik, terkadang massive, berserat, bladed, columnar .
Warna Lapuk Hitam putih

  1. Biotit
Megaskopis
Warna Hitam atau coklat
Belahan Sempurna
Pecahan tidak rata
Kilap kaca dan mutiara
Gores putih
Berat Jenis 2,7-3,3
Kekerasan 2,5-3
Derajat kejernihan transparans sampai opak
Habit Lembaran

  1. Deret Kontinue
  1. Anortit
Megaskopis
Warna Putih,  keabu-abuan, kemerah-merahan
Belahan sempurna (001), good (010), poor (110)
Pecahan tidak rata sampai konkoidal
Kilap kaca
Gores Putih, bening keabu-abuan
Berat jenis 2,72-2,75
Kekerasan 6-6,5
Derajat kejernihan transparan sampai translusent
Kembaran common
Daya tahan brittle
Habit anhedral sampai subhedral granular

  1. Bitownit
Megaskopis
Warna abu-abu, coklat muda agak putih, putih kekuningan, ada yang tidak berwarna
Belahan 1 arah
Pecahan konkoidal
Kilap lilin
Gores putih
Berat jenis            2,74-2,76
Kekerasan 6-6,5
Derajat kejernihan Opak
Habit
Sifat Partikel plastis

  1. Labradorit
Megaskopis
Warna Abu-abu,coklat, kehijauan,kebiruan,
Belahan Sempurna (001), Kurang Sempurna (010), tidak sempurna
Pecahan tidak rata sampai konkoidal
Kilap kaca sampai mutiara
Gores putih
Berat Jenis 2,68 – 2,72
Kekerasan 6-6,5
Kembaran Albit
Derajat kejernihan translusen sampai transparan

  1. Andesin
Megaskopis
Warna putih, abu-abu,hijau, kuning, kemerahan
Belahan sempurna di (001) dan baik di (010)
Pecahan konkoidal
Kilap kaca sampai mutiara
gores putih
Berat Jenis 2,68 – 2,72
kekerasan 6-6,5
Derajat kejernihan transparan sampai translucent
habit massive atau granular
daya tahan brittle

  1. Oligoklas

Megaskopis
Warna Putih buram, putih keabu-abuan, bercorak kuning, hijau atau cokelat
Belahan 1 arah, sempurna{001}, kurang sempurna{110}, tidak sempurna{110},
Pecahan Konkoidal
Kilap kaca
Gores putih
Berat Jenis 2,64-2,68
Kekerasan 6-6,5
Derajat kejernihan Tranlucent- transparan

  1. Albit
Megaskopis
Warna Putih abu-abu, kebiruan, kehijauan, kemerahan
Belahan 1 arah
Pecahan Tidak rata (konkoidal)
Kilap kaca
Gores putih
Berat jenis 2,62-2,65
Kekerasan 6-6,5
Derajat kejernihan Translusen-opak
Daya tahan rapuh
Habit divergent agregats, granular, cleavable massive

  1. K- Feldspar (K-Al-Silikat)
Megaskopis
Warna pink, putih, abu-abu, kuning kecoklatan
Belahan baik
Pecahan
Kilap kaca
gores putih
Berat Jenis 2,55-2,76
kekerasan 6
Derajat kejernihan translucent
Daya Tahan brittle

 

  1. Muskovit (K-Al-Cr-Silikat)
Megaskopis
Warna abu-abu terang, putih hingga tak berwarna
Belahan 1 arah
Pecahan micaeous
Kilap kaca
Gores putih
Berat jenis 2,76-3
Kekerasan 2-2,5
Derajat kejernihan translucent
Habit massive atau granular

  1. Kuarsa (SiO2)
Megaskopis
Warna Bening-putih, merah muda coklat
Belahan tidak ada
Pecahan konkoidal
Kilap kaca
Gores putih
Berat jenis 2,6-2,7
Kekerasan 7
Derajat kejernihan transparan
Habit massive atau granular

  1. Deskripsi Mineral Mikroskopis

    1. Kelompok mineral mafik
      • Kelompok olivin
  • Olivin ( orthorombik 2V=700-900 )

Nikol sejajar                                                 Nikol silang

Warna mineral : abu-abu kehijauan                Warna interferensi       : kuning

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : kuat (diatas orde II)

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : jarang didapat

Belahan           : tidak terlihat dibagian tipis

Relief              : tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

  • Abu2 agak kehijauan-transparan
  • Relief tinggi
  • Bentuk poligonal/prismatik
  • Pecahan tak beraturan, tanpa belahan
  • WI orde II
  • Pada bidang pecahan/rekahan sering teralterasi menjadi serpentin
  • Data Optik:   Biaxial (+), a=1.63-1.65, b=1.65-1.67, g=1.67-   1.69, bire=0.0400, 2V(Calc)=88, 2V(Meas)=46-98. Dispersi relatif lemah.

 

 

  • Fayalite ( orthorombik 2V=470-540 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : coklat                                   Warna interferensi       : hitam keabuan

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : –

Belahan           : tidak terlihat dibagian tipis

Relief              : tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna : tidak berwarna sampai kekuningan atau netral
  • Bentuk : euhedral,  kristal anhedral
  • Relief : sangat tinggi
  • Pleokroisme : lemah
  • Indeks bias : n mineral > n balsam
  • Belahan : tidak sempurna dalam satu arah (010)
  • Birefringence : kuat
  • Kembaran : –
  • Sudut pemadaman : paralel
  • Orientasi optis : length slow
  • Sumbu optis : dua (biaxial)
  • Tanda optis : negatif


  1. Kelompok Piroksen
  • Pigeonite ( monoclinic 2V = 00-400 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : lemah sampai kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : Polisintetik

Belahan           : baik

Relief              : tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

Pigeonite tidak berwarna  atau netral. Bentuknya kristal anhedral. Relief tinggi. Pleokroismenya lemah. Indeks bias mineral n mineral > n balsam. Belahannya dalam dua arah (110) pada sudut 87o dan 93o. Birefringencenya sedang, bervariasi dari yang terbawah sampai yang teratas orde kedua. Kembaran mineral ini polisintetik. Sudut pemadamannya bervariasi dari 22o-45o. Orientasi optisnya slower ray. Sumbu optisnya dua (biaxial) dan tanda optis positif.


 

  • Aegerin-Augite ( monoclinic 2V=Ca. 60 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : hijau                                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : umum

Belahan           : ada

Relief              : sedang

Sifat Optik Yang Khas :

Augite mmpunyai rumus kimia (Ca, Na)(Mg, Fe, Al)(Al, Si)2 O6.  Augite hampir tidak mempunyai warna (colorless). Augite berbentuk kristal prismatik pendek dengan relief tinggi. Pleokroisme mineral ini  tidak ada sampai lemah dan Indeks biasnya n mineral > n balsam.  Belahan augite adalah (110) dalam dua arah pada sudut 87o dan 93o. Satu arah dalam sayatan longitudinal, pararel. Kembaran mineral ini umum, polisintetis, kombinasi polisintetik yang dikenal sebagai struktur herringbone. Birefringencenya sedang, kira-kira ditengah orde kedua.   Sudut pemadaman augite bervariasi dari 360-400(C^X).  Tanda rentang optik augite length fast kadang-kadang length slow dan Sumbu optis dua (biaxial) serta tanda optisnya positif.


 

  • Hypersthene ( orthorombic 2V=630-900 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : hijau, pink, coklat                 Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : –

Belahan           : ada

Relief              : sedang sampai tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

Hypersthene memiliki warna netral sampai hijau muda atau merah muda Bentuk dari kristal subhedral prismatik. Relief dari mineral ini tinggi dan pleokroismenya lemah. Indeks bias Hypersthene n mineral > n balsam dengan belahan pararel dengan (110), (010) dan (100). Birefringencenya agak lemah, kuning sampai merah orde pertama. Hypersthene tidak memiliki kembaran. Sudut pemadamannyaparallel. Orientasi optis mineral ini length slow  Sumbu optisnya dua (biaxial) dan tanda optisnya negative.

  • Augite ( 2V=580-620)

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : hijau, ungu                           Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : umum

Belahan           : ada

Relief              : tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna bening, abu-abu kecoklatan, prismatik, sayatan//c belahan 1arah, sayatan tegak lurus c belahan 2 arah 90o
  • Gelapan miring, augit 45-54o
  • TO (+) sb2
  • Terdapat belahan, tidak terdapat pleokroisme

 

 

 

 

 

 

 

  • Diopsite(CaMgSi2O6)

SifatOptis

Warna absorbsi : Tidak berwarna atau netral

Bentuk : Kristal subhedral

Relief : Tinggi

Pleokroisme : Lemah

Indeks bias : n mineral > n. K-balsam

Belahan : Dalam dua arah (110) pada sudut 87odan 93o

Bias rangkap : Sedang, bervariasi dari yang terbawah sampai yang teratas orde keII

Kembaran : Polisintetik

Sudut pemadaman : Bervariasi dari 37osampai 44o(C^Z)

Orientasi optis : Slower ray

Sumbu optis : Dua (biaxial)

Tanda optis : Positif

Keterangan : Spesimen mineralDiopside

Bisa sangat mencolok dalam penampilan, dan menarik bagi kolektor mineral.

 

  • Anthophyllite (Mg,Fe)7(OH)2(Si4O11)2

SifatOptis

Warna absorbsi : Tidak berwarna atau warna muda

Bentuk : Kristal prismatik panjang dan columnar sampai fibrous

Relief : Tinggi

Pleokroisme : Lemah

Indeks bias : n mineral > n. K-balsam

Belahan : (110) dalam dua arah pada sudut 54ᵒdan 126ᵒ.Umum.

Bias rangkap : Sedang, teratas sampai terbawah orde-ll

Kembaran : Tidak ada

Sudut pemadaman : Paralel / simetris

Orientasi optis : Length slow

Sumbu optis : Dua (biaxial)

Tanda optis : Positif dan negatif

Keterangan : MenyerupaiTremolite-actinolit danCummingtonite , tetapi dapat dibedakan dari sudut pemadamnya yang paralel.Terakterasi menjaditalcdan sebagian yang terbentuk yang terbentuk disebut hidrusanthopyliteAnthipyliteadalahciri batuanmetamorf dan mineral sekunder dalam peridotit dandunite.

  • Tremolite Actinolite (Ca2(Mg Fe)3(OH)2(SiO4O11)2)

SifatOptis

Warna absorbsi : Tidak berwarna sampai hijau muda

Bentuk : Kristal prismatik panjang dan columnar sampai fibrous

Relief : Tinggi

Pleokroisme : Lemah

Indeks bias : n mineral > n. K-balsam

Belahan : (110) dalam dua arah dalam sudut 56ᵒ dan  124ᵒ

Pararel dengan panjang Bias rangkap : Kuat,ordeII palingatas

Kembaran : Sedang sampai agak kuat. Orde ll

Sudut pemadaman : Dalam sayatan Longitudinal bervariasi dari 10ᵒsampai 20ᵒ(pararel-simetri)

Orientasi optis : Length slow

Sumbu optis : Dua (biaxial)

Tanda optis : Negatif

Keterangan :Tremolithmerupakan amphibole yang tidak berwarna,edenitemenyerupaitremoliteTetapi mempunyai sudut pemandaman yang besar. Tremolitactinoliteteralterasi menjaditalc Tremolite-actionoliteterdapat dalam metamorf kontak  scist  dan gneissdan batu gamping metamorf, juga didapatkann sebagain pengganti pyroxene dalam batuan beku.

  • Cummingtonite (Mg,Fe)7(OH)2(Si4O11)2

SifatOptis

Warna absorbsi : Tidak berwarna sampai hijau muda

Bentuk : Kristal prismatik panjang dan columnar sampai fibrous

Relief : Agak tinggi

Pleokroisme : LemahIndeks bias : n mineral > n. K-balsam

Belahan : (110) dalam dua arah pada sudut 56o  – 124oParaleldenganpanjang

Bias rangkap : Sedang sampai agak kuat, terbawah atau ditengah orde kedua

Kembaran : Polisentrik

Sudut pemadaman : Dalaam sayatan langitudinal bervariasi dari 15o  – 20o

Orientasi optis : Length slow

Sumbu optis : Dua(biaxial)

Tanda optis : Positif

Keterangan :Cummingtonitekadang mempunyai grunerite, tetapicummingtoniteMempunyai sudut pemadaman yang lebih besar dan indeks bias yang lebih kecil dan tanda optisnyayang positif. Dibedakan dengan tremolitedari tanda optisnya yang positif dan di bedakan dengananthophyllite

Dari sudut pemadamannya yang miring.Umum dijumpai pada batuan metamorf.

  • Grunerite (Fe7Si8O22(OH)2)

SifatOptis

Warna absorbsi : Tidak berwarna

Bentuk : Columnar sampai fibrous aggregate

Relief : Agak tinggi

Pleokroisme : Lemah

Indeks bias : n mineral > n. K-balsam

Belahan : Dalam dua arah (110) pada sudut 56odan 124o Pararel dan panjang

Bias rangkap : Agak kuat

Kembaran : Kadang polisintetik

Sudut pemadaman : Dalam sayatan longitudinal bervariasi dari 10o  – 150

Orientasi optis : Length slow

Sumbu optis : Dua (biaxial)

Tanda optis : Negatif

Keterangan : Ini adalah endmember besi dari serigrunerite-cummingtonite. Membentuksebagaiberserat, columnar atauagregatkristalbesar.Kristal monoklinprismatik.Kilapnyaadalahkacasampaimutiaradenganwarnamulaidarihijau,coklatkeabu-abugelap.

 

  • Kelompok Amfibol
  • Hornblende (monoclinic 2V=640-800)

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : coklat, merah, kuning           Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : sedang (orde II)

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : umum

Belahan           : ada

Relief              : tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna kehijauan/kecoklatan,
  • Relief tinggi,
  • Pleokroisme kuat (dikroik/trikroik),
  • Belahan 1 arah atau 2 arah 120o,
  • Bentuk prismatik (biasanya memanjang),
  • Gelapan miring 12-30o


 

  • Biotite ( monoclinic 2V=00-250 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : coklat, hijau, orange             Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      n mineral > n balsam               Kembaran                    : jarang dijumpai

Belahan           : ada

Relief              :sedang sampai  tinggi

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna coklat, kemerahan, kehitaman
  • Bentuk berlembar
  • Pleokroisme kuat
  • Gelapan sejajar
  • Umumnya teralterasi dengan klorit dan mineral – mineral lempung
  • Data Optik: Biaxial (-), a=1.565-1.625, b=1.605-1.675, g=1.605-1.675, bire=0.0400-0.0500, 2V(Calc)=0, 2V(Meas)=0-25. Dispersion r > v or r < v.


 

  1. II) Kelompok Mineral Felsik
  2. Kelompok Plagioklas
  • Anortite

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : Berwarna                              Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      :                                               Kembaran                    : umum

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

 

 


 

  • Bytownite ( triclinic 2V=790-880 )

 

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : umum

Belahan           : sempurna

Relief              : sedang

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna : tidak berwarna
  • Bentuk : kristal subhedral sampai anhedral
  • Relief : sedang
  • Pleokroisme : –
  • Indeks bias : n mineral < n balsam
  • Belahan : (001) sempurna, (010) kurang sempurna, dan (110) tidak sempurna


 

  • Labradorite (triclinic 2V=w60-900)

 

          

 

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : albite

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna : tidak berwarna
  • Bentuk : kristal euhedral sampai anhedral
  • Relief : rendah
  • Pleokroisme : –
  • Indeks bias : n mineral < n balsam
  • Belahan : (001) sempurna, (010) kurang sempurna, dan (110) tidak sempurna
  • Birefringence : lemah, abu-abu atau putih orde pertama
  • Kembaran : albite
  • Sudut pemadaman : kembar albite bervariasi dari 27½0sampai 390. Pada (001) = -70– (- 1v0, pada (010) = -160-(-290)
  • Orientasi optis : –
  • Sumbu optis : dua (biaxial)
  • Tanda optis : positif


 

  • Andesine (triclinic 2V=760-900)

 

     

 

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : albite

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

 

  • Warna : tidak berwarna
  • Bentuk : kristal euhedral sampai anhedral
  • Relief : rendah
  • Pleokroisme : –
  • Indeks bias : n mineral < n balsam
  • Belahan : (001) sempurna, (010) kurang sempurna, dan (110) tidak sempurna
  • Birefringence : lemah, abu-abu atau putih orde pertama
  • Kembaran : albite. Sudut sayatan rhombic bervariasi dari +30sampai –20dalam andein
  • Sudut pemadaman : kembar albite bervariasi dari 130sampai 27½0. Pada (001) = 00-(-70), pada (010) = 00-(-160)
  • Orientasi optis : m


  • Oligoclase ( 2V=820-900 )

 

        

 

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : albite

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna : tidak berwarna
  • Bentuk : kristal euhedral, subhedral dan anhedral
  • Relif : rendah
  • Pleokrisme : –
  • Indeks bias : n mineral < n balsam
  • Belahan : (001) sempurna, (010) kurang sempurna, dan (110) tidak sempurna
  • Birefringence : lemah atau agak lemah, abu-abu atau putih orde pertama
  • Kembaran : albit
  • Sudut pemadaman : kembar albit bervariasi dari 00-120pada (001) = 00-30 pada (010) = 00-(+150)
  • Orientasi optis : –
  • Sumbu optis : dua (biaxial)
  • Tanda optis : positif atau negatif


 

  • Albite ( 2V=770-820)

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : Berwarna                              Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : polisintetik

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

Memiliki rumus senyawa kimia NaAlSi3 O8, Sodium aluminum silicate. Albi memiliki belahan sempurna dalam searah dan baik untuk arah lainnya. Membentuk prisma yang nyaris sempurna. Pecahannya conchoidal. Warna dari albit ini biasanya putih (Albite berasal dari akar klata yang sama dengan albino) atau tak berwarna, dapat juga berbayang biru, kuning, oranye dan cokelat. Kekerasan 6 – 6.5. Kilap kaca, ceratnya putih dan  kristal-kristalnya jernih sampai kabur dan hanya kadang-kadang transparan.


 

  1. Kelompok Alkali Feldspar
  • Microcline ( triclinic 2V=770-840 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral :Berwarna                               Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : polisintetik

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

Warna tidak berwarna, tetapi berkabut(altrasi). Bentuk kristal subhedral sampai anhedral. Relief rendah. Tidak mempunyai pleokroisme. Indeks bias n mineral < n balsam. Belahan paralel yang sempurna dengan (001). Paralel yang kurang sempurna dengan (010). Paralel yang tidak sempurna dengan (110). Birefringence lemah, abu-abu dan putih orde pertama. Kembaran polisintetic, dalam dua arah(albit dan periclin). Sudut pemadaman pada (001) = +50, pada (010) = +50. Orientasi optik faster ray. Tidak punya Sumbu optik. Tanda optik  negative.


 

  • Sanidine ( monoclinic 2V=00-120 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral :                                              Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : polisintetik

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna colorless
  • Bentuk tabular
  • Relief rendah
  • Gelapan miring 5o – 15o
  • Tidak terdapat pleokroisme
  • Umumnya teralterasi dengan mineral – mineral lempung dansericite


 

  • Anorthoclase ( 2V=t30-540 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : berwarna                              Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : n mineral < n balsam             Kembaran                    : polisintetik

Belahan           : sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

Warna tidak berwarna. Bentuk fenokris, kristal subhedral. Relief : rendah. Tidak punya leokroism. Indeks bias n mineral < n balsam. Belahan paralel yang sempurna dengan (001). Paralel yang kurang sempurna dengan (010). Kembaran polisintetic. Sudut pemadaman pada (001) = 10-40, pada (010) = +40-100. Orientasi optis dua (biaxial). Tanda optis negative.


 

  • Orthoklas (K,Na) AlSi3O8 (2V = 69o – 72o)

 

       

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : berwarna                              Warna interferensi       : tidak berwana

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      : Nm<Ncb                               Kembaran                    : kembaran melintang

Belahan           : satu arah

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

  • Pada sayatan 001 terlihat kembaran carlsbad
  • WI abu2 terang orde I
  • TO sumbu 2 (-)
  • Colorles tapi agak keruh, relief rendah :  nalpha= 1.514 – 1.526, nbeta= 1.518 – 1.530, ngamma = 1.521 – 1.533
  • Bentuk : Umumnya sebagai anhedral sampai euhedral pada batuan beku.
  • Tidak terdapat pleokroisme

 


 

  • Muskovit ( monoclinic 2V=300-400 )

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : pink, hijau                            Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : jarang ditemukan

Belahan           : sempurna

Relief              : sedang

Sifat Optik Yang Khas :

  • Warna colorless
  • Biaxial negatif
  • Warna colorless
  • Bentuk berlembar
  • Pleokroisme kuat
  • Gelapan sejajar
  • Bentuk dan sifat optik lain mirip biotit


 

  • Kuarsa ( hexagonal)

Nikol sejajar                                                  Nikol silang

Warna mineral : tidak berwarna                     Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : abu-abu orde 1

Indeks bias      : n mineral > n balsam             Kembaran                    : jarang ditemukan

Belahan           : tidak sempurna

Relief              : rendah

Sifat Optik Yang Khas :

  • Colorless, relief rendah
  • Bentuk tak beraturan, dalam batuan umumnya anhedral
  • Tidak punya belahan
  • Gelapan bergelombang
  • Warna interferensi abu2 orde1
  • TO sumbu I (+)
  • n= 1.544
    ne= 1.553
  • Orientasi optik:  sumbu optik terletak pada sumbu c, perpanjangan kristal memotong ujung-ujung sumbu yang berlengan pendek.
  • Komposisi: kandungan dasarnya berupa SiO2, meskipun bekas kandungan mineral dari Ti, Fe, Mn, Al, kemungkinan dapat ditemukan.
  • Sifatnya tidak mudah terubah dan sangat stabil pada lingkungan yang mudah mengalami pelapukan

 

  • Kelompok Mineral Non Magmatik
  • Kalsit (Heksagonal)

Nikol sejajar                                                    Nikol silang

Warna mineral : berwarna                              Warna interferensi       :

Pleokroisme     : –                                             Bias rangkap               : lemah

Indeks bias      :                                               Kembaran                    : jarang ditemukan

Belahan           : sempurna

Relief              : tinggi

  • Sifat Fisik.

Secara megaskopis mineral ini berwarna putih, kuning,dan merah; kekerasan 3 skala mohs; cerat putih; pecahan uneven/irrengular ; densitas 2.711 g/cm3; belahan 1 arah; kilap kaca, dapat ditembus oleh cahaya.

  • Sifat Kimia.

Komposisi kimia yang penting C, Ca, O; merupakan anggota dari Calcite grup mineral; mengandung unsur karbonat; rumus kimia CaCO3. Mineral ini kaya terhadap kandungan kalsium sehingga dalam proses pelarutan dengan mineral asam ia sangat cepat beraksi

  • Sifat Optik.

Sistem kristal trigonal, termasuk dalam kelas hexagonal scalenohedral, optik nω = 1.640 – 1.660 nε = 1.486.

  • Lingkungan Pembentukan.

Terbentuk di laut, sebagai nodul dalam batuan sedimen, selain itu juga bisa terbentuk pada urat-urat hydrothermal sebagai mineral gang di dalam berbagai batuan beku.


 

  • Klorit (monoklin)

Nikol sejajar                                                    Nikol silang

Warna mineral : hijau, biru, berwarna            Warna interferensi       :

Pleokroisme     : ada                                        Bias rangkap               : kuat

Indeks bias      :                                               Kembaran                    : umum

Belahan           : sempurna

Relief              : sedang sampia tinggi

  • Sifat Fisik

Secara umum mineral ini berwarna hijau , kekerasan 2 – 2,5 skala mohs; kilap tanah/lilin; pecahan sub-conchoidal ; densitas 2.6 – 3.3 g/cm3; belahan 2 arah; tidak dapat ditembus oleh cahaya; cerat tidak mempunyai warna, bentuk prismatik

  • Sifat Kimia

Komposisi kimia yang penting Al, H, O, Si; mengandung unsur silikat dan aluminum; rumus kimia Al2Si2O5(OH)4..

  • Sifat Optik

Sistem kristal monoclinic, kelas kristal pedial, pleokroisme lemah tidak tampak, mempunyai surface relief rendah, optik (α = 1.570-1.66, β= 1.57-1.67, γ = 1.57-1.67).

  • Lingkungan Pembentukan.

Terbentuk karena alterasi dari metamorfosa tingkat rendah dan alterasi hidrotermal dari mineral besi, magnesium silikat. Sebagian besar di temukan pada betuan beku maupun metamorf.

BAB III
Kesimpulan dan Penutup

  1. Kesimpulan

Deskripsi optis pada mineral merupakan hal yang vakum dalam pembelajaran mineral optik, bahwa dalam menentukan ciri-ciri suatu mineral optik kita harus dapat mendeskripsikan ciri-ciri optik yg menbedakan mineral dengan mineral lain, diantaranya warna, bentuk, indeks bias, relief, dalam nikol sejajar, sedangkan dalam nikol silang yaitu bias rangkap, orientasi, pemadaman, dan kembaran.

Mineral optik merupakan salah satu cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang mineral yang terkandung pada suatu batuan.Mineral optik membahas tentang mineral- mineral pada batuan dalam bentuk monomineral. Salah satu tujuan mempelajari mineral optik ialah untuk untuk mengetahui cara menentukan sifat-sifat optik mineral, serta mengenal mineral secara mikroskopik.

  1. Penutup

Semoga makalah dapat bermanfaat bagi khalayak umum, penulis juga mengharapkan kepada pembaca agar memberikan kritik dan sarannya. Terima kasih.

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

Oleh Denny Hermawan Saputra

nothing Special

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s